Seleksi Penerimaan S2 dan S3 UTAS

Kamis, 26/06/2014 WIB

    Jakarta, 26 Juni 2014
Nomor : 247 /AINEC.Ka.SrNI/2014
Lampiran : 1. Berkas Persyaratan
2. Daftar Institusi
Perihal : Seleksi Penerimaan S2 dan S3 UTAS
 

Menindak lanjuti penandatangan kerjasama dengan University of Tasmania (UTAS) beberapa waktu lalu, dimana salah satu point kerjasama yang dilakukan adalah peningkatan pendidikan staf untuk jenjang S2 dan S3 bagi dosen institusi anggota AIPNI di University of Tasmania. Terkait hal tersebut, kami memberikan kesempatan kepada institusi Saudara untuk berpartisipasi aktif dengan mengirimkan staf pengajar/dosen melanjutkan pendidikan ke jenjang S2 atau S3 ke UTAS. Pendaftaran dan pengumpulan berkas paling lambat tanggal 8 Juli 2014 melalui pos ke sekretariat AIPNI.

 
Dapat kami sampaikan bahwa AIPNI dan UTAS akan melaksanakari seleksi wawancara, diskusi dan penjelasan mengenai pelaksanaan pendidikan di Universitas Tasmania. Untuk itu, kami memberikan kesempatan kepada staf pengajar/dosen institusi anggota AIPNI yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang S2 atau S3 untuk hadir dalam seleksi tersebut yang akan dilaksanakan pada tanggal 10-11 Juli 2014. Untuk informasi waktu, tempat dan biaya seleksi wawancara akan kami beritahukan kembali.
 
Bersama ini kami lampirkan persyaratan dokumen yang harus dibawa pada saat seleksi wawancara.
Demikian yang dapat kami sampaikan. Atas perhatian dan kerjasama yang baik, kami sampaikan terima kasih.
     
    Ketua AIPNI
     
     
    Muhammad Hadi
     

Tembusan:
1. Ketua Bidang Kerjasama Dalam dan Luar Negeri
2. Ketua Bidang Kerjasama Luar Negeri

 

UNDUH LAMPIRAN

Kamis, 26/06/2014 WIB

Rapat Kerja AIPNI dan PPNI dan Forum D3 Keperawatan DKI Jakarta pada tanggal 18 Januari 2010. Rapat dihadiri oleh :

Selengkapnya
Kamis, 26/06/2014 WIB
AIPNI, PPNI dan Direktur Akademik berserta Kasubdit Kurikulum dan Program Studi Ditjen DIKTI Depdiknas mengadakan pertemuan untuk membahas penyelenggaraan pendidikan tinggi terutama pendidikan Ners di Indonesia. Selengkapnya
Kamis, 26/06/2014 WIB
Rokok kini tidak perlu dibakar dan bisa dipakai berulang-ulang. Rokok elektronik yang disebut dengan electronic nicotine delivery system Selengkapnya